
Mengenal Candi Abang Jogja, Candi Unik Berbentuk Bukit dari Bata Merah – Candi Abang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang cukup unik di wilayah Yogyakarta. Berbeda dengan kebanyakan candi yang masih berdiri kokoh, Candi Abang justru tampil seperti bukit hijau yang menyimpan jejak sejarah panjang dari masa Kerajaan Mataram Kuno.
Buat kalian yang ingin mencari tempat wisata yang tidak terlalu ramai, punya nilai sejarah, sekaligus cocok untuk santai menikmati pemandangan, Candi Abang bisa jadi pilihan menarik.
Lokasi Candi Abang Jogja
Candi Abang berada di:
Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman
Lokasinya berada di sisi timur Kota Yogyakarta, tidak terlalu jauh dari pusat kota dan masih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi.
Sejarah Candi Abang Jogja
Candi Abang diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-9 hingga ke-10 Masehi, pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno. Hal ini diperkuat dari berbagai temuan arkeologi seperti struktur bata merah, arca, serta beberapa peninggalan bercorak Hindu.
Candi ini diyakini memiliki hubungan dengan pemujaan Dewa Siwa, yang memang menjadi salah satu aliran utama pada masa itu. Namun berbeda dengan candi besar seperti Prambanan, Candi Abang tidak memiliki bentuk yang utuh saat ini.
Kerusakan besar yang terjadi pada candi ini diperkirakan akibat gempa bumi besar yang melanda Yogyakarta pada tahun 1867. Setelah peristiwa tersebut, struktur candi runtuh dan tertutup tanah hingga akhirnya membentuk gundukan seperti bukit yang terlihat sekarang.
Keunikan Candi Abang Jogja
Salah satu hal yang membuat Candi Abang Jogja menarik adalah bentuknya yang tidak seperti candi pada umumnya.
- Terbuat dari Bata Merah
Nama “Abang” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti merah. Hal ini merujuk pada material utama candi yang menggunakan bata merah, bukan batu andesit seperti banyak candi lain di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
- Berbentuk Gundukan Bukit
Alih-alih struktur candi yang terlihat jelas, saat ini Candi Abang tampak seperti bukit kecil yang ditumbuhi rumput hijau. Dari kejauhan, banyak orang bahkan tidak menyangka bahwa tempat ini adalah situs candi.
- Lokasi di Perbukitan
Candi Abang berada di area yang cukup tinggi, sehingga memberikan pemandangan yang luas ke arah sekitar. Ini yang membuat tempat ini juga populer sebagai spot santai dan foto.
Daya Tarik Wisata Candi Abang Jogja



Selain nilai sejarahnya, Candi Abang juga memiliki daya tarik dari sisi wisata alam.
Pemandangan Alam
Dari atas bukit, kalian bisa melihat hamparan sawah, perkampungan, dan perbukitan di sekitar Berbah. Saat cuaca cerah, beberapa pengunjung juga mengaku bisa melihat Gunung Merapi dari kejauhan.
Suasana Tenang
Berbeda dengan destinasi wisata populer lainnya di Jogja, suasana di Candi Abang cenderung lebih sepi dan tenang. Cocok untuk kalian yang ingin istirahat sejenak dari keramaian kota.
Spot Foto
Bentuknya yang unik seperti bukit hijau membuat banyak orang datang untuk sekadar foto. Pemandangan saat sore hari juga cukup menarik karena cahaya matahari mulai lembut.
Nilai Budaya dan Cerita Lokal
Di sekitar Candi Abang juga berkembang cerita masyarakat tentang sosok penjaga gaib yang dikenal dengan nama Kyai Jagal. Cerita ini menjadi bagian dari kearifan lokal yang masih dipercaya oleh sebagian warga.
Harga Tiket Masuk Candi Abang Jogja
Untuk masuk ke area Candi Abang, biaya yang perlu kalian keluarkan cukup terjangkau:
- Tiket masuk: sekitar Rp5.000 per orang
- Parkir motor: sekitar Rp2.000
- Parkir mobil: sekitar Rp5.000
Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu, tetapi secara umum tetap ramah di kantong.
Jam Buka Candi Abang Jogja
Candi Abang biasanya buka setiap hari dengan jam operasional:
- Jam buka: 08.00 WIB
- Jam tutup: 17.00 WIB
Waktu terbaik untuk berkunjung biasanya pagi atau sore hari agar cuaca tidak terlalu panas dan pencahayaan lebih nyaman untuk menikmati pemandangan.
Rute Menuju Candi Abang
Akses menuju Candi Abang cukup mudah, terutama jika kalian berangkat dari pusat Kota Yogyakarta.
Rute Umum:
- Dari pusat kota, arahkan kendaraan ke Jalan Jogja – Wonosari
- Lanjut ke arah Piyungan
- Setelah itu menuju wilayah Berbah
- Ikuti papan petunjuk menuju Candi Abang
Untuk kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, akses jalan sudah cukup baik. Namun mendekati lokasi, jalan akan sedikit menanjak dan lebih sempit, jadi tetap perlu berhati-hati.
Fasilitas di Candi Abang
Meskipun bukan destinasi wisata besar, fasilitas di sekitar Candi Abang sudah cukup memadai, seperti:
- Area parkir
- Toilet sederhana
- Warung kecil
- Area istirahat
Fasilitas ini cukup untuk menunjang kunjungan wisata singkat atau santai.
Tips Berkunjung ke Candi Abang
Agar kunjungan kalian lebih nyaman, berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan:
- Datang saat pagi atau sore hari untuk menghindari panas
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena harus naik ke area bukit
- Bawa air minum sendiri jika perlu
- Jaga kebersihan area wisata
- Tetap menghormati tempat sebagai situs bersejarah
Candi Abang adalah salah satu destinasi wisata di Yogyakarta yang menawarkan pengalaman berbeda. Bukan sekadar melihat bangunan candi, tapi juga menikmati suasana alam, sejarah, dan ketenangan dalam satu tempat.
Dengan bentuknya yang unik seperti bukit hijau dan lokasinya yang tidak terlalu ramai, tempat ini cocok untuk kalian yang ingin wisata santai tanpa harus berdesakan dengan banyak pengunjung.
Nilai sejarah dari masa Mataram Kuno juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalian yang tertarik dengan wisata budaya dan edukasi.
Kami Temanimu Wisata menyediakan paket wisata Jogja dan sewa Hiace, mobil, bus, bagi yang ingin liburan di Jogja. Kalian bisa liburan dengan kami Temanimu Wisata, cocok untuk rombongan, berdua atau sendirian.




