
Candi Banyunibo Dekat Prambanan Info Lengkap untuk Wisatawan – Yogyakarta selain di kenal dengan kota pelajar dikenal dengan kota seribu wisata , banyak wisata – wisata yang menarik dan juga unik salah satunya Candi Banyu Nibo Kalau kalian lagi cari destinasi wisata sejarah candi di jogja Candi Banyunibo bisa jadi pilihan yang menarik. Lokasinya memang tidak sepopuler Candi Prambanan, tapi justru itu yang jadi daya tariknya. Suasananya lebih tenang, lingkungannya masih alami, dan cocok buat kalian yang ingin menikmati wisata tanpa hiruk pikuk.
Sejarah Candi Banyunibo
Candi Banyunibo merupakan peninggalan dari masa Kerajaan Mataram Kuno, tepatnya sekitar abad ke-9 Masehi. Candi ini diperkirakan dibangun pada masa Dinasti Sailendra yang dikenal sebagai penganut agama Buddha.
Berbeda dengan Hindu, banyak candi di sekitar Prambanan yang bercorak Candi Banyunibo justru bercorak Buddha. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa itu sudah ada kehidupan yang cukup harmonis antara dua kepercayaan besar, yaitu Hindu dan Buddha.
Candi ini sempat ditemukan dalam kondisi runtuh dan tidak utuh. Penelitian mulai dilakukan sekitar tahun 1940-an, dan proses pemugaran baru selesai pada tahun 1978. Setelah direstorasi, bentuknya kembali mendekati aslinya, meskipun tidak sepenuhnya sempurna.
Arsitektur dan Ciri Khas Candi Banyunibo
Dari segi bentuk, Candi Banyunibo punya ciri khas yang cukup berbeda dibandingkan candi lain di wilayah Yogyakarta.
Beberapa hal yang bisa kalian perhatikan:
- Terbuat dari batu andesit
- Menghadap ke arah barat
- Memiliki satu stupa utama di bagian puncak
- Dikelilingi oleh beberapa stupa kecil (candi perwara)
- Atap candi berbentuk melengkung, tidak terlalu tinggi seperti candi lain
Di bagian dinding, terdapat relief yang menggambarkan motif tumbuhan dan juga figur Buddha. Selain itu, di bagian pintu terdapat hiasan Kala-Makara yang umum ditemukan pada candi-candi Jawa kuno.
Secara keseluruhan, desainnya terlihat sederhana, tapi tetap memiliki nilai estetika dan filosofi yang kuat.
Arti Nama Banyunibo
Nama “Banyunibo” berasal dari bahasa Jawa, yaitu:
- Banyu = air
- Nibo atau Tibo = jatuh atau menetes
Secara harfiah berarti “air yang menetes”. Menariknya, di sekitar lokasi candi tidak ada sumber air besar seperti sungai atau air terjun. Hal ini membuat makna nama tersebut masih menjadi bahan interpretasi hingga sekarang.
Ada yang mengaitkannya dengan simbol spiritual, ada juga yang menganggapnya sebagai nama lama wilayah tersebut.
Lokasi dan Alamat Candi Banyunibo Jogja
Candi Banyunibo terletak di:
Dusun Cepit, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lokasinya tidak jauh dari Ratu Boko dan masih satu kawasan dengan beberapa candi lain seperti Candi Ijo dan Candi Barong.
Karena letaknya agak masuk ke dalam area perkampungan dan sawah, suasana di sini terasa lebih sepi dan alami.
Rute Menuju Candi Banyunibo
Untuk menuju ke lokasi, kalian bisa mengikuti beberapa rute berikut:
Dari Kota Yogyakarta
- Arahkan perjalanan ke Jalan Solo (menuju Prambanan)
- Sampai di area Prambanan, belok ke arah Ratu Boko
- Ikuti jalan menuju perbukitan Bokoharjo
- Ikuti petunjuk menuju Candi Banyunibo
Dari Candi Prambanan
- Jarak sekitar 5–7 km
- Waktu tempuh sekitar 15–20 menit
- Bisa dilalui motor maupun mobil
Akses jalan sudah cukup baik, meskipun di beberapa titik jalannya menanjak dan agak sempit. Disarankan tetap berhati-hati, terutama jika datang saat musim hujan.
Jam Buka dan Tiket Masuk
Berikut informasi terbaru yang perlu kalian tahu:
Jam Operasional
- Buka: 08.00 WIB
- Tutup: 17.00 WIB
Harga Tiket Masuk
- Sekitar Rp5.000 – Rp10.000 per orang (bisa berubah sesuai kebijakan pengelola)
Tiketnya tergolong murah dibandingkan dengan candi besar lainnya. Fasilitasnya juga cukup memadai seperti area parkir dan beberapa tempat duduk.
Suasana dan Pengalaman Wisata
Salah satu hal yang paling terasa saat datang ke Candi Banyunibo adalah suasananya yang tenang. Tidak banyak wisatawan, sehingga kalian bisa menikmati tempat ini dengan lebih santai.
Lingkungan sekitar masih berupa sawah dan perbukitan, membuat pemandangannya cukup enak dilihat. Cocok untuk:
- Jalan santai
- Foto-foto dengan suasana alami
- Konten travel atau dokumentasi
- Wisata edukasi sejarah
Kalau kalian datang pagi atau sore hari, suasananya terasa lebih nyaman karena tidak terlalu panas.
Keunikan Candi Banyunibo



Beberapa hal yang membuat candi ini menarik:
- Hidden gem di Jogja
Tidak seramai Prambanan, tapi punya nilai sejarah yang kuat. - Candi Buddha di kawasan Hindu
Menunjukkan adanya toleransi dan kehidupan berdampingan pada masa lampau. - Desain yang tidak biasa
Bentuk atapnya berbeda dari kebanyakan candi di Jawa Tengah. - Lokasi yang tenang
Cocok untuk kalian yang ingin suasana lebih santai.
Tips Berkunjung ke Candi Banyunibo
Agar kunjungan kalian lebih nyaman, berikut beberapa tips:
- Datang pagi atau sore untuk menghindari panas
- Gunakan kendaraan yang fit karena jalannya menanjak
- Bawa air minum sendiri
- Tetap jaga kebersihan area candi
- Gunakan alas kaki yang nyaman
Candi Banyunibo memang bukan destinasi populer seperti Prambanan, tapi justru di situlah letak uniknya. Tempat ini cocok untuk kalian yang ingin mengenal sejarah lebih dalam dalam mengenal peradaban kuno dengan suasana santai dan tidak terlalu ramai.
Dengan latar sejarah yang kuat, arsitektur unik, serta lingkungan yang masih alami, Candi Banyunibo bisa jadi pilihan menarik saat kalian mengunjungi kota Yogyakarta.
Kami temanimu wisata menyediakan paket wisata jogja dan sewa hiace, mobil, bus, bagi yang ingin liburan dijogja, kalian bisa liburan dengan kami temanimu wisata, cocok untuk rombongan, berdua atau sendirian




